Minggu, 26 Juni 2011

Penerapan JavaScript Pada web


JavaScript

Perkembangan JavaScript diperkenalkan pertama kali oleh Netscape pada tahun 1995. Bahasa yang sekarang dikenal dengan nama JavaScript ini sebelumnya bernama LiveScript dan berfungsi sebagai bahasa sederhana untuk browser Netscape Navigator 2 (browser yang sangat popular saat itu). Awalnya bahasa ini memang sedikit banyak mendapatkan kritikan dengan alasan kurang aman, pengembangannya tergesa-gesa, serta tidak ada pesan error jika terdapat kesalahan saat penyusunan program.
Kemudian melalui kerjasama antara Netscape dan Sun (pengembang bahasa pemrograman Java), Netscape memberikan nama JavaScript pada bahasa tersebut pada tanggal 4 Desember 1995. Pada waktu hampir bersamaan pihak Microsoft sendiri mencoba untuk mengadaptasikan teknologi ini yang mereka sebut dengan nama Jscript di browser milik mereka sendiri Internet Explorer 3. Kini penggunaan dari Jscript sendiri masih terus dikembangkan pihak Microsoft dengan didukung oleh kebanyakan browser yang tersedia saat ini.
Yang Harus Diperhatikan Dalam Penulisan JavaScript
Yang harus diperhatikan dalam pengelolaan pemrograman JavaScript, diantaranya JavaScript adalah “case sensitive”, yang artinya JavaScript membedakan huruf besar dan huruf kecil. Jika Anda pernah belajar bahasa pemrograman seperti Turbo C atau C++, maka sama seperti bahasa pemrograman tersebut, dimana huruf T tidak sama dengan huruf t.
Dalam bahasa pemrograman JavaScript juga, sebagai contoh fungsi perintah var tidak boleh ditulis Var dan juga tidak boleh ditulis VAR (huruf besar semua), yang benar adalah var (huruf kecil semua). Perintah lain adalah new Date tidak boleh ditulis new date (huruf kecil semua)

BENTUK TERAPAN JAVASCRIPT
Untuk mulai menerapkan program JavaScript dalam web nantinya, ada beberapa hal yang per;u diketahui oleh perancang web yaitu:
• Seorang perancang harus mengetahui cara menggunakan HTML dan mengedit dokumen HTML
  Seorang perancang harus menggunakan browser yang sudah mendukung pemrograman Javascript.

Dengan JavaScript sebuah halaman web akan menjasi lebih dinamis dan interaktif terhadap user karena halaman web mampu berfungsi sebagai sebuah program aplikasi yang dapat memproses masukan yang diberikan olwh user dan memberikan hasil sesuai dengan yang telah diprogramkan. Halaman web yang merupakan jawaban dari suatu permintaan user tidaklah harus di download terlebih dahulu oleh web server, melainkan dihasilka sendiri oleh JavaScript yang berada pada browser.
Oleh karenanya beban web server akan menjadi lebih ringan dan halaman web akan mejadi jauh lebih cepat merespons bahkan pada hubungan internet yang paling rendah sekalipun.
Pada prakteknya penggunaan JavaScript dalam pembuatan web yaitu dengan memasukkan program ke dalam HTML. Adapaun contoh dari script atau kode program yang menunjuk bahwa kode tersebut merupakan script dari JavaScript adalah sebagai berikut:


<script type=”text/JavaScript”>
**kode script ditulis disini **
</script>

 sumber :